Minggu, 22 April 2012

Akulah Seorang Da'i

Juru Da’wah adalah pelaku sejarah.
Penerus tugas para penyampai risalah
Bagi ummat manusia dalam mengemban amanah.
Juru Da’wah adalah SENDI.
Urat Nadi kehidupan duniawi.
Pilar penyangga agr da’wah tetap punya posisi.
Sebuah misi dan kedudukan suci.
Ada di pundak para da’i.

10 Landasan Para Da’i
1.   FAHAM (Al Fahmu)
  Jalan da’wah adalah pilihan.
  1. IKHLAS (Al Ikhlas)
            Setiap kata, aktivitas, dan jihadnya adalah semata-mata untuk mencari ridlo Allah SWT, tanpa mempertimbangkan aspek kekayaan, penampilan, pangkat, gelar, kemajuan atau keterbelakangan. Qs. Al An’am 162-163 :
            “Katakanlah, “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku, adalah karena Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu baginya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.
  1. AMAL (Al-’Amal)
            “Dan katakanlah,”Bekerjalah kalian, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaan kalian itu, dan kalian akan dikembalikan kepada (Allah) yang Mengetahui yang ghoib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan”.  Qs. At Taubah : 105
  1. JIHAD (Al Jihad)
            Sebuah kewajiban yang tetap hukumnya sampai hari kiamat.  Peringkat pertama adalah pengingkaran dengan hati, dan peringkat terakhirnya adalah jihad fi sabilillah. Sedangkan antara keduanya ada jihad dengan lisan, pena, tangan, dan kata-kata yang benar di depan penguasa dhalim. Tidak ada da’wah yang menjadi hidup kecuali dengan jihad.
  1. TADHHIYAH (At – Tadhhiyah)
            Adalah pengorbanan jiwa, harta, waktu kehidupan dan segala sesuatu yang dimilki seseorang untuk meraih tujuan. Qs. At Taubah : 24, 111
  1. TA’AT (At Tho’ah)
            Ta’at adalah menjalankan perintah dan merealisasikannya dengan serta merta, baik dalam keadaan sulit maupun mudah, saat bersemangat maupun dalam keadaan lemah.
  1. TSABAT (Ats – Tsabat)
            Tsabat adalah keteguhan. Setiap da’i  hendaknya senantiasa bekerja sebagai mujahid di jalan yang mengantarkan pada tujuan betapapun jauh jangkauannya dan lama waktunya, sehingga ia bertemu dengan Allah dalam keadaan mendapatkan satu dari dua kebaikan yaitu : meraih kemenangan atau syahid di jalanNya.
            “Di antara  orang-orang yang beriman itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka  ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah janjinya”. Qs. Al Ahzab : 23
  1. TAJARRUD (At Tajarrud)
            Tajarrud adalah kemurnian, maksudnya adalah da’i harus membersihkan pola pikir berbagai prinsip nilai lain dan pengaruh individu.
            “Sibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik dari sibghah Allah?”. (Qs. 2 : 138).
  1. UKHUWAH ( Al – Ukhuwwah)
            Ukhuwah adalah terikatnya hati dan ruhani dengan ikatan aqidah. Aqidah adalah sekokoh-kokoh ikatan dan semulia-mulianya. Ukhuwah adalah saudara keimanan sedang perpecahan adalah saudara kekufuran.
    10.  TSIQOH (Ats Tsiqah)
            Yang dimaksud dengan kepercayaan adalah rasa puasnya seorang jundi (tentara) atas komandannya, dalam hal kapasitas kepemimpinannya maupun keikhlasannya, dengan kepuasan mendalam yang menghasilkan perasaan cinta, penghargaan, penghormatan, dan ketaatan. Pemimpin adalah unsur penting da’wah, tidak ada da’wah tanpa kepemimpinan
 
10 HAL YANG HARUS DIMILIKI DA’I
  1. Salimul ‘Aqidah.
  2. Shahihul ‘Ibadah.
  3. Matinul Khuluq.
  4. Qadirun ‘alal Kasbi.
  5. Mutsaqqoful Fikri.
  6. Qowiyul jism.
  7. Mujahidun li nafsihi.
  8. Munadzam fi Syu’unihi.
  9. Haritsun ‘ala Waqtihi.
  10. Nafi’un li Ghairihi.
 
Just DO IT !
         OPEN YOUR MIND
         OPEN YOUR HEART
         OUT OF YOUR COMFORTABLE ZONE
         BREAKTHROUGH
         MAKE NEW COMFORTABLE ZONE
SELAMAT
ANDA MENJADI DA’I BARU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar