Minggu, 22 April 2012

Aku Ingin Mengubah Wajah Dunia.

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka 
dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul 
menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan, 
“Kami mendengar dan kami patuh”. Dan mereka itulah 
orang-orang yang beruntung. 
(QS. An Nuur 24:51) 
 
Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya 
dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka 
mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. 
(QS. An Nuur 24:52) 
--------- 
 
Beberapa tahun kemudian.. 
 
Guru..aku pulang.. 
Ananda menghambur ke pelukan gurunya..melepas 
kerinduan 
 
Guru sehat-sehat saja, kan? 
 
Guru membalas pelukan muridnya, sambil menganggukkan 
kepalanya. Sejenak mata yang tajam itu menatap seksama 
ke arah Nanda 
 
Engkau tak banyak berubah, anakku..! 
 
Nanda hanya tersenyum 
 
Guru juga.. 
 
Keduanya beranjak duduk di tikar permadani hijau 
lembah kedamaian. Ananda membuka perbincangan 
 
Kukira negeri Indonesia itu negeri yang damai seperti 
lembah ini, Guru.. 
Kukira bangsa Indonesia itu konsekwen dengan kalimat 
tauhid yang mereka ucapkan 
Namun ternyata..Mereka tidak patuh pada Tuhannya 
 
Kenapa bisa begitu ya Guru? 
Dalam relung hati, aku bertanya-tanya 
Inikah Wajah Dunia Itu? 
 
Aku malu pada Allah yang menciptakan kita Guru.. 
Apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, 
bintang, gunung, pepohonan, binatang-binatang yang 
melata semua tunduk patuh kepada Allah. 
Bersujud dan bertasbih kepada_Nya. Sedangkan kita?.. 
 
Aku ngeri sendiri melihat aturan-aturan yang mereka 
ciptakan 
Bersumpah setia atas tugas-tugas yang dibebankan 
dengan meletakkan Al Qur’an di kepalanya..padahal 
sekiranya mereka mengerti, tidak ada satupun makhluk 
Allah yang mampu menerima tugas itu karena amat sangat 
takutnya pada Allah. 
Disaat itulah, aku teringat apa yang Guru pesankan 
dulu.. 
 
Mereka lebih percaya hukum jahiliyah dibandingkan 
hukum Allah 
Padahal Allah yang menciptakan mereka.. 
Bukankah Sang Pencipta lebih tahu mana yang terbaik 
untuk ciptaan_Nya? 
Bukankah Yang mencinta akan setia pada kekasihnya? 
Mereka belum mencintai Allah.., juga belum mencintai 
Rasulullah.. 
 
Guru.. 
Aku ingin mengubah wajah dunia.. 
Agar terlihat indah dan penuh cahaya 
Dibawah petunjuk Al Qur’an dan Sunnah Rasul_Nya 
 
Bukankah itu yang kuucapkan dulu? 
Aku harus menepati janjiku..! 
 
Dengan perasaan haru, Guru memandang teduh wajah 
Ananda 
 
Anakku.., Guru akan selalu mendo’akanmu 
Tapi ingatlah!.. 
Engkau tak akan mampu mengubah dunia sebelum engkau 
mampu memperbaiki dirimu, dan orang-arang yang 
terdekat denganmu.. 
Perkokoh pondasi itu, bina jamaahmu, satukan ia dalam 
kalimat tauhid. 
Jika tahapan-tahapan ini telah engkau lalui dengan 
baik.. 
Insya Allah..wajah dunia ini akan berubah!.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar